Reuni AA 67 di Tomohon, Menado October 25, 2011
Tg 30 September s/d 3 Oktober kemarin kami berkesempatan mengikuti PIT PERDAMI di Menado. Wah tidak disangka dan dinyana serta tidak direcanakan sebelumnya, saya sekalian dengan suami, serta sejawat Faricha dan jeng Sribudi bisa reuni serta ketemuan dan kangen2 an dengan sejawat kita yang sudah 30 atau 40 tahun di Menado / Tomohon. Ceritanya waktu itu kami mau jalan2 di Menado,tetapi tidak begitu faham apa yang mau dilihat dan kemana harus pergi, terus kami ingat bahwa kita punya teman AA 67 yang di Tomohon, yaitu dr Paulus Haryanto Sp PD (teman2 tentu ingat,beliau kalau tidak salah nomernya mahasiswa dekat2 Kusdari, Nartini, Munfaridati…). Kami tilpon2 an dan kebetulan Faricha dan Jeng Sri juga ikut PIT, maka jadilah kami bereuni di Tomohon.
Kami datang diterima dirumah Paulus, rumah kayu Tomohon yang berlantai dua tingkat,besar dan bagus, lokasinya diatas bukit, dengan sawah dan kolam ikan dikelilingnya. Hawanya sejuk,udara segar, pemandangannya indah, ada suguhannya lagi……jadi,kalau temen2 berkesempatan ke Menado jangan lupakan mampir ke rumah Paulus (lho,lho…kok malah aku yang ngampir2 in…..halo Paulus, gak keberatan to kalau teman2 AA 67 pada mampir….?).
Terus kami diajak putar2 Tomohon,lihat desa yang memproduksi rumah kayu knockdown (bisa dibeli,dikirim ke Jawa langsung pasang…..kalau temen2 pengin beli,hubungi Paulus), terus kedanau Linow, terus diajak ketempat jual kain tenun, terus makan siang ikan bakar / goreng ,dengan sambal dabu2…(mirip sambal matahnya Bali….. pokoknya sedapp……).
Sehabis makan masih diteruskan cari kacang kawangkoan (?), yaitu kacang kulit sangrai,kacangnya besar2 (saya beli sampai rumah ternyata rasanya garing banget dan marakke kepengin lagi,tapi aduh belinya nun jauh di sono…). Perjalanan diteruskan ke Bukit Kasih (bukit yang ada ber macam2 rumah ibadahnya), makan jagung dan telur rebus (telur direbus air belerang panas dari kawah ). Terakhir kami ke danau Tondano dan pulang berkendara mengelilingi danau tersebut yang luas. Sehari di Tomohon sangat mengesankan….trimakasih sekali ya Paulus dan bu Paulus……Semoga kita berkesempatan reuni dimanapun dan kapan saja, semoga dapat selalu hadir di reuni AA 67 setiap tahunnya. Yogya Salam AA 67….
Berikut kami lampirkan foto2 yang dibuat ,,wartawati,, kitadik Nicha, ponakannya Farikha……..
Reuni AA67 dies FK UGM 2010 March 5, 2011
Hai teman yg pada gak bisa hadir,dies dan reuni kali ini dengan acara yang dimulai kemarin hari jum’at diawali acara dies, trus malam harinya ada reuni smua angkatan dan pemberian penghargaan alumni.Acara malam hari yang notabene tadi malam, cukup heboh dengan spontanitas dari aa67 membawakan gerak dan lagu dengan seragam ponco yg berwarna warni, lagu yg dibawakan medley balada aa67 dg irama campur2 dangdut,pop dan mellow, pokoke heboh…latihannya ber minggu2…sayang panggungnya sempit utk ukuran aa67 yg berjumlah sekitar 30 orang….yang tak kalah membanggakan malam itu teman kita adib mendapat penghargaan kategori penataan pengelolaan RS, dan group aa67 mendapat penghargaan juga ( utk kategori paling kompak dan heboh kalee),…siang ini kita kumpul2 lagi….. laporan menyusul ya….
Posted by numaria in : Berita , 32 komentar >>Ayo ganti halaman September 27, 2010
Posted by numaria in : Berita , 4 komentar >>
Ayo ganti halaman September 27, 2010
Ini saya buatkan halaman baru… sebetulnya teman2 bisa nulis dihalaman baru…ikuti petunjuk di sebelah kanan dg judul : help… ayo nyoba……nek wis nulis di write post terus klik publish, jadi deh…..
Posted by numaria in : Berita , Ada 1 komentar >>hari makin senja July 11, 2010
Salam kangen
Umur, rezeki, nasib dan peruntungan kita manusia ada di tangan Allah. Saat ini sebagian besar jatah kita telah kita nikmati. Perjalanan kita telah melewati puncak. Tinggal sedikit jatah kita yang masih tersisa.
Sebentar lagi kita akan kembali. Menghadap Tuhan, untuk mempertanggungjawabkan segala sikap, tingkah laku, perbuatan dan pekerjaan kita. Kita semua akan mendapat hasil dari aktifitas sehari-hari kita. Kebaikan akan mendapat pahala/kenikmatan, kejahatan akan menghasilkan siksa/derita.
Semua yang bernyawa akan mengalami kematian. Bagi kita hari hari semakin senja. Ketetapan Allah sebentar lagi akan tiba. Apakah kita sudah siap menghadapinya?
Siap atau tidak, rela atau terpaksa, ajal itu akan menjemput kita dimanapun kita berada. Sebagai manusia yang alhamdulillah telah mendapat banyak nikmat Allah, tentu kita akan menjemput malakul maut tersebut dengan hati gembira. Kegembiraan ini sangat wajar kalau kita mau memperhatikan, merenungkan, memahami dan menghayati serta mengamalkan firman Tuhan.
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan, mereka akan mendapat surga surga yang penuh dengan kenikmatan (QS 31:8), mereka kekal di dalamnya (QS 31:9) Allah akan menerima perbuatan baik dari orang orang yang beriman, dan menghapus dosa mereka (QS 29:7 dan 46:16) Dan Allah tidak pernah mengingkari janji.
Allahlah segalanya. Memiliki Allah = memiliki segalanya. Tanpa Allah di dalam hati, maka segala yang kita miliki, tidak ada maknanya. Laa illaaha illallah.
Keyakinan tersebut hanya akan kita peroleh apabila kita memahami, menghayati dan mengamalkan firman Allah(agama). Dan Kami turunkan dari Al Qur’wn (sesuatu) yang menjadi penawar & rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang orang yang zalim,(Al Qur’an itu) hanya akan menambah kerugian (QS 17:82).
Dan sifat sifat yang baik itu, tidak akan dianugerahkan kecuali kepada orang orang yang sabar dan tidak akan dianugerahkan kecuali kepada orang orang yang mendapat keberuntungan yang besar (QS 41:35).
Semoga kita semua, keluarga besar aa67, termasuk golongan orang orang yang mendapat hidayah. Kita semua bisa menghadapi hari hari yang semakin senja ini dengan iman yang kuat dan sabar, tenang, teguh pendirian serta selalu istiqomah melaksanakan amanah sebagai khalifah. Wakil Allah di dunia yang selalu memberikan rahmat/kemaslahatan/kemanfaatan bagi seluruh alam. Amin.
Posted by Suharto in : Berita , Ada 1 komentar >>Ayo ngobrol July 1, 2010
Temen2 AA67 ytc,
Saya buatkan halaman baru, bisa isi komentar disini. Yang kemarin komentarnya sampai 34, cape scrollingnya..
Selamat buat Agung dengan jabatan baru sebagai accessor. Kalau saya, mamat / rahmat, adib, ndari gabung di KARS menjadi surveyor RS. Kalau pas surve sering ketemu temen AA67 dan Sp M, rasanya seneng karena bisa silaturahmi dan sekaligus wisata kuliner.
Web aa67 …. May 14, 2010
Faricha, Agung, Jeng Sri, dan teman2 semua… web aa67 sudah aktif kembali mohon diisi ya…. jeng sri mohon buat laporan reuni kita yang kemarin… biar yang laporan bukan dari panitia tapi peserta saja…bagaimana kesannya reuni kemarin, terutama kalau pakai nginep….juga temen2 yang lain, bagaimana usulan untuk reuni tahun yang akan datang….
Posted by numaria in : Berita , 38 komentar >>renungan akhir tahun December 12, 2009
Hari berganti hari, minggu dan bulan terus berjalan dan kita saat ini berada dipenghujung tahun. Sebentar lagi tahun yang baru akan kita masuki. Adalah tepat apabila sebagai hamba Allah yang mengemban amanah sebagai khalifah, kita semua mengevaluasi diri, telah sejauh mana kita melaksanakan perintah Nya, memberikan kemaslahatan/rahmat bagi seluruh alam.
Disadari atau tidak cara hidup kita saat ini cenderung lebih memperhatikan kebutuhan diri sendiri (individualistis), kurang memperhatikan kepentingan masyarakat. Padahal Allah telah memberikan petunjuk: perhatikan/tolonglah orang lain, maka Aku (Allah) akan memperhatikan/menolong kamu sekalian.
Allah menegaskan kepada setiap manusia untuk tidak merisaukan hari depan. Allah telah menyediakan kehidupan yang penuh dengan kenikmatan (surga) bagi setiap hamba Nya yang telah melaksanakan tugas kekhalifahan dengan baik. Dan Allah tidak pernah mengingkari janjinya.
Selanjutnya Allah berulang kali menegaskan bahwa kehidupan dunia hanyalah permainan, sendagurau, sandiwara, tidak selayaknya didambakan, karena dibandingkan kehidupan akhirat, dunia sangat kecil nilainya. Dunia penuh dengan kesenangan yang menipu, sarat dengan hal yang mengagumkan tetapi melalaikan (pelaksanaan tugas kita sebagai khalifah).
Allah juga menegaskan bahwa bermegah megah pada urusan dunia (pangkat, drajat dan semat atau harta, tahta dan wanita), menjadikan kebanyakan manusia itu lalai(melaksanakan kewajiban, beribadah kepada Allah), hingga masuk keliang kubur.
Selanjutnya Rasulullah menegaskan bahwa sikap cinta dunia adalah sumber dari segala kebatilan, kemaksiatan dan kejahatan.
Saat ini kita bisa melihat, mendengar dan merasakan, betapa segala kebatilan, kemaksiatan dan kejahatan baik yang dilakukan oleh orang perorang maupun berjamaah, meraja lela diseluruh dunia. Usaha pencegahan dan pemberantasan juga kita lakukan, namun hasilnya jauh panggang dari api. Sebagian besar usaha manusia seakan sia-sia. Oma Irhama bilang: semua cinta damai tetapi perang makin ramai. Presiden berkata kita perangi korupsi sampai keakar-akarnya, tetapi korupsi makin menjadi-jadi.
Rupanya jalan keluar itu hanya satu. Bukan buatan manusia, tetapi langsung diturunkan oleh Tuhan YME, yaitu firman(agama)Nya. Agama telah mengatur segala segi kehidupan baik manusia sebagai individu, makhluk sosial maupun insan hamba Tuhan, secara lengkap dan sempurna. Agama menjadikan hidup terasa mudah, indah dan berkah sehingga setiap insan bergairah.
Agama menjadikan seseorang dapat mencintai dirinya, orang lain, alam semesta dan cinta Tuhannya. Orang yang beragama akan hidup secara utuh dan menyeluruh. Jasmani(unsur alami, fisik, material), ruhani(unsur spiritual) dan nafsani(unsur psiko-sosial) semuanya berkembang secara selaras, serasi dan seimbang, sehingga kita memiliki kesempatan menjadi insan kamil, makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna.
Agama menjadi sarana Allah mencurahkan seluruh kasih sayangNya kepada setiap manusia. Oleh karena itu demi kebahagiaan dan kesejahteraan kehidupan kita lahir dan batin, dunia dan akhirat, marilah kita pahami, hayati dan laksanakan ajaran agama kita dengan baik dan benar.
Allah swt menghendaki kehidupan yang mudah, indah dan berkah, sehingga setiap hambaNya bergairah. Marilah kita nikmati kasih sayang Allah ini. Jangan sampai hanya karena kebodohan dan keangkuhan, kita mengalmi penderitaan, yang sebenarnya tidak pernah direncanakan Tuhan.
Selamat merenungkan kehidupan, dan mencicipi surga yang penuh dengan kenikmatan, yang disediakan Tuhan bagi setiap hambanya yang beriman dan selalu berbuat kebaikan.
Posted by Suharto in : Berita , Klik untuk isi komentar >>Mawas Diri November 23, 2009
Pengalaman hidup menjadikan kita memiliki sikap dan cara hidup yang cenderung praktis pragmatis. Kebutuhan jasmani(fisik material) dan nafsani (psiko-sosial) lebih kita rasakan, sedang kebutuhan Rohani (mental spiritual) kita abaikan. Kekurangan pangan, sandang, papan dengan mudah kita rasakan. Dijauhkan/diasingkan dari sesama manusia kita menderita. Tetapi jauh dari Tuhan YME karena kita berbuat kebatilan, kemaksiatan dan kejahatan, ataumeninggalkan perintah Nya, kita tidak merasa menderita.
Masalah dunia, masa kini lebih kita perhatikan dibanding masalah akhirat, masa depan. Ratio dan perasaan lebih kita utamakan. Suara Hati nurani, kita abaikan. Sebagian besar kita meragukan adanya hari Pembalasan, Hidup sesudah mati. Surga dan neraka. Hati kita telah beku, membatu bahkan mungkin sudah mati, sehingga tidaksensitif terhadap nur Illahi(suara kebenaran dan keadilan).
Akibatnya kita dengan mudah melakukan hal hal salah menurut syar’i (agama). Menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang diidamkan. Suka berbuat kebatilan, kemaksiatan bahkan kejahatan. Kerusakan terjadi dimana-mana, di segala segi kehidupan. Allah berfirman: “Telah nyata kerusakan di lautan dan di daratan, akibat ulah tangan tangan manusia, untuk Aku tunukkan sebagian akibat dari kesalahannya itu, agar mereka kembali (QS Ar Ruum 41).
Bagi orang orang yang lalai, tidak melaksanakan ajaran agama dengan baik dan benar Allah swt telah mengancamnya dengan neraka Jahanam. Firman Nya: Dan sungguh Kami telah sedikan untuk (isi) neraka jahannam kepabanyakan dari Jin dan Manusia; mereka mempunayi hati (tetapi) tidak mau memahami (ayat-ayat Allah), mereka mempunyai mata tetapi tidak mau melihat, dan mereka memiliki telinga tidak untuk mendengar ayat ayat Allah. Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan lebih sesat lagi. mereka itulah orang-orang yang lalai. (QS Ar A’raaf 179)
Meskipun saat ini IPTEK berkembang dengan pesat di segala bidang kehidupan, tetapi hidup kita tidak bertambah mudah, bahkan makin lama makin terasa sulit dan rumit. Meskipun rezeki melimpah ruah, namun terasa tidak berkah. Kebanyakan manusia hidup resah, gelisah dan susah.
Di masa akhir tahun seperti saat ini, adalah waktu yang tepat bagi kita untuk mawas diri, merenungkan adakah yang salah dari cara kita melaksanakan kehidupan ini. Pada hakekatnya setiap manusia adalah hamba Tuhan, yang telah diberi amanah oleh Allah untuk memakmurkan dunia ini dan mencegah segala bentuk kerusakan. Pelaksanaan amanah inilah yang harus kita pertanggungjawabkan di hadapan Tuhan di Hari Pembalasan nanti.
Jangan terlena dengan gemerlapnya dunia. Ingat bahwa dunia hanyalah permainan belaka, senda guarau, kesenangan yang menipu. Kehidupan di dunia adalah kesempatan untuk mengumpulkan bekal untuk kehidupan di akhirat nanti. Marilah kita manfaatkan sebaik-baiknya. Jangan berbuat sia-sia dengan berfoya-foya dan hura-hura.
Ada baiknya kita perhatikan nasehat orang tua kita melalui pupuh dandhang gula berikut ini: Urip iku, ing donya tan lami; Paribasan, lunga menyang pasar; Sing mesthi mug saperlune. Baline nggawa butuh. Ora beda, wong urip iki. Yen teka titi mangsa, ragane kinukut. Bali alam kelanggengan; sangu amal, ibadah tan nguciwani. Migunani sasama. Artinya: Hidup di dunia itu tidak lama, ibarat bepergian ke pasar, yang tentu saja hanya sekedarnya. Pulangnya membawa kebutuhan hidup sehari-hari. Begitu juga orang hidup ini. Ketika ajal tiba, jasmani kita akan hancur kembali jadi tanah. Kita kembali ke alam akhirat dengan bekal amal ibadah yang cukup, yakni berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi sesama manusia dan alam sekitarnya.
Marilah kita semua mawas diri, barangkali kiamat sudah dekat. Awas jangan sampai kita terlambat. Selamat berjuang dan bertobat. Semoga Allah swt selalu memberikan bimbingan dan petunjuk Nya kepada kita semua. Amin.
Posted by Suharto in : Berita , Klik untuk isi komentar >>Teman mantu November 22, 2009
Kami sekeluarga mengucapkan selamat kepada: Ts Cakra Wibawa dan Tejo Udono sekeluarga yang hari Sabtu 21 Nopember 2009 dan Minggu 22 Nopember 2009 telah menikahkan putra-putrinya. Semoga pernikahan tersebut menjadi sarana bagi Tuhan YME untuk menambah nikmat dan kebahagiaan seluruh keluarga dan memakmurkan dunia dengan segera datangnya anak-cucu. Amin. Selamat berbahagia. Salam kami Suharto dan keluarga, Serang.
Posted by Suharto in : Berita , Klik untuk isi komentar >>









